“Go Green with Green Chemistry for Green
School”
By.
“Alex” Eko Wiarso, S.Pd
Taman depan kelas
Tanaman botol yang mulai menghijaukan sekolah
Taman belakang sekolah yang hijau
Pemanfaatan lahan kosong untuk sansivera
Menuju sekolah adiwiyata tidak semudah kata-kata,
perlu usaha yang serius dan menyeluruh. Sebagai bagian dari civitas akademia di
sekolah ini maka selain harus mampu merancang dan menerapkan teknik-teknik
penataan lingkungan supaya lebih hijau dan bersih, kita diharapkan mampu
menerapkannya dalam pembelajaran sehari-hari.
Kimia sebagai salah satu mata pelajaran eksak
memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskan program adiwiyata ini.
Sesuai dengan slogan “Menuju Green
School, Go Green”, maka pada mata pelajaran kimia juga mempunyai slogan “Go Green, Green Chemistry”.
Green Chemistry adalah suatu konsep yang
mendorong terjadinya desain dari sebuah produk ataupun
proses yang mengurangi ataupun mengeliminir penggunaan dan penghasilan zat-zat
(substansi) berbahaya. Green Chemistry lebih berfokus pada usaha untuk
meminimalisir penghasilan zat-zat berbahaya dan memaksimalkan efisiensi dari
penggunaan zat-zat (substansi) kimia.
Dalam Green Chemistry terdapat 12 prinsip / asas yang harus digunakan dalam
segala kegiatan. 12 prinsip tersebut adalah :
1.
Menghindari penghasilan sampah
2.
Desain bahan kimia dan produk yang aman
3.
Desain sintesis kimia yang tak berbahaya
4.
Penggunaan sumber daya yang dapat diperbaharui
(renewable)
5.
Penggunaan katalis
6.
Menghindari bahan kimia yang sifatnya derivatif
(chemical derivatives)
7.
Desain sintesis dengan hasil akhir (produk) yang
mengandung proporsi maksimum bahan mentah
8.
Penggunaan pelarut dan kondisi reaksi yang aman
9.
Peningkatan efisiensi energi
10.
Desain bahan kimia dan produk yang dapat terurai
11.
Pencegahan polusi
12.
Peminimalan potensi kecelakaan kerja
Salah satu contoh yang bisa diterapkan dalam kegiatan
praktikum kimia adalah pada saat merancang praktikum Hukum Kekekalan Massa
(Lavoisier). Biasanya bahan/zat yang digunakan untuk praktikum ini adalah asam
klorida (HCl), Kalsium hidroksida (Ca(OH)2 tapi dengan menerapkan
prinsip green chemistry, bahan/zat
tersebut dapat diganti dengan buah-buahan. Lho kok bisa…..?????
Ya bisa dunk !!! alex gitu loh….prinsip yang
terpenting adalah upayakan praktikum dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah
lingkungan dan usaha untuk meminimalisir limbah-limbah yang berbahaya.
Semoga bermanfaat…